Saturday, February 6, 2010

TUMPUL

tiada kata banyak aksara,
yang aku mampu susun,
jadikan satu kata yang bermakna;
menzahir baris puisi indah,
yang ada, roh, jiwa dan jasadnya.

stanza demi stanza,
ditulis tapi potong semula,
ada ganti pada tiap makna sinonim,
diolah-olah menjadi cantik,
gagal juga biar berkali diulang,
jemu dan mengamuk!

cakar dan ronyok,
kertas-kertas putih tak berdosa,
lecut jauh-jauh,
tempias bengis amarah,
dek tumpulnya kritis idea,
untuk cuma,
melukis sebuah puisi indah.


***
bodoh. aku tak pandai tulis puisi indah.